Asal usul gunung putri.
Di ceritakan ada putri yang sangat
cantik. Dari cantiknya itu banyak sekali laki laki yang tertarik untuk
mempersunting-nya. Mau dari turunan raja atau pun orang kaya banyak yang ingin
mempersuntingnya. Banyak sekali yang sudah mencoba mendekatinya tapi semua
tidak diterima cintanya oleh putri. Bahkan ada yang mau melamar pun kembali
pulang dengan hasil yang nihil karena tidak di terima oleh putri. Oleh karena
itu setiap ada yang mau melamar putri, purti pasti meminta permintaan sebagai
syaratnya, tetapi syarat itu tidak mudah melainkan susah, kalau permintaan itu
tidak tersampaikan maka si pria yang melamar itu di anggap gagal memenuhi
persyaratanna, sudah ada puluhan lelaki yang gagal di karenakan tidak bisa
memenuhi permintaannya putri. Tapi meski tidak di terima juga tidak bisa
melawan akan keputusan putri, tidak hanya cantik putri itu juga sakti,
kekuatannya sakti mandraguna.
Susatu hari ada laki-laki yang menemui putri, itu laki-laki
hanya orang desa, dia namanya asep roke, dia bermaksud menemui putri untuk melamar
nyiputri, nyiputri pun tidak menolak tapi ada syaratnya untuk melamar dirinya “
bolehn akau di jadikan istri kamu, tapi kamu bisa menerjakan permintaan ti
saya, kamu di tunggu di sini sampaikan waktu sore, dan datang lagi kesini harus
membawa kerbau yang tanduknya bagus lurus, jika kamu tidak bisa membawakannya
untuk saya, kamu harus rela kamu tidak menjadi suami saya,
“asep roke pergi sembari mengelus dadanya. Di pikirannya,
apa susahnya mecari kerbauyang tanduknya bagus lurus? Asep suadah optimis bahwa
dia akan menemukannya dan membawanya kehadapan nyiputri dan dia akan menjadi
suami nyiputri, dia berjalan sambil gembira, tapi waktu berjalan sangat cepat,
kerbau yang sudah di bawanya belum sampai rumah nyi putri padahal waktu sudah
sore, asep roke masih di jalan, dan dia telat menuju rumah nyiputri,
Matarahi sudah terbenam asep roke baru sampai di persawahan
yang tidak jauh dari rumah nyiputri, semenjak itu kerbau itu mendadak berhenti
tidak mau jalan lagi, kerbau tidak mau, asep roke kaget akan kejadian tersebut,
pas dia balik melihat kebelekang kerbau tersebut seketika jadi batu ! asep roke
inget ke nyiputri bahwa nyi putri itu sakti mandra guna, jadi kejadian itu di
pikirnya perbuatan nyiptrinya sendiri, karena dia telat membawa kerbaunya, asep
roke kemudian meninggalkan kerbau tersebut di persawahan itu, kemudian iya lari
ke rumah nyiputri, belum sampai ke rumah nyiputri asep roke berubah jadi batu
di tempat ga jauh dari rumah nyiputri, nyiputri pun ikut berubah jadi batu di
rumahnya, lama kelamaan ke 2 tempat itu menjadi gunung,
Gunung yang satu dinamakan gunung asep roke dan satu lagi di
namakan gunung putri, dan kerbau yang di bawa asep roke di sebut batu munding.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar